Ice Flake Machine, merupakan peralatan khusus untuk menghasilkan es berbentuk serpihan halus. Jenis mesin ini banyak dimanfaatkan di supermarket atau swalayan sebagai media pendingin untuk menjaga kesegaran berbagai produk beku, termasuk ikan, daging, maupun aneka makanan olahan.
Cara Kerja Ice Flake Machine
Bagi yang ingin mengetahui bagaimana mesin es serpihan berfungsi, penjelasan berikut bisa menjadi gambaran jelas. Mesin ini terdiri atas tiga komponen penting, yaitu kumparan penukar panas, saluran air, serta mekanisme pemanen.
Ketiga bagian tersebut saling terhubung dan bekerja berurutan, sehingga dapat menghasilkan serpihan es segar. Proses ini mampu membuat mesin unggul dalam menyediakan es jumlah banyak dengan tekstur halus, jadi sangat cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan minuman maupun industri makanan.
Kumparan Penukar Panas
Mesin es serpihan beroperasi dengan membekukan air di dalam tabung logam, lalu dialirkan melalui pipa berliku yang berfungsi sebagai penukar panas. Proses ini menghasilkan lapisan es menempel pada dinding tabung, kemudian memisah dari evaporator dan ditampung dalam wadah penyimpanan, hingga siap dipakai.
Pipa tersebut terbuat dari baja anti karat, tahan terhadap kerusakan, sekaligus menjaga pembentukan es agar tetap merata. Meski begitu, tipe mesin ini memiliki kelemahan, terutama karena penggunaan kompresor berbiaya tinggi kurang efektif untuk mengolah air laut. Kondisi tersebut membuat biaya produksi meningkat.
Aliran Air
Ice Flake Machine dapat membeku karena berbagai faktor, salah satunya air dengan kandungan mineral tinggi. Unsur kalsium dan magnesium dalam air keras juga sering membentuk lapisan kerak yang menempel pada jalur aliran.
Gejalanya bisa terlihat serupa dengan noda kapur pada keran atau ubin kamar mandi. Untuk mencegah kerusakan jangka panjang, perawatan rutin dan pembersihan menyeluruh sangat dianjurkan agar endapan tidak menumpuk.
Bagian Pendingin
Selain itu, mesin ini dibuat khusus untuk kebutuhan produksi dalam jumlah besar. Berbeda dengan tipe lain yang umumnya menggunakan siklus pencairan dan membiarkan air bebas masuk ke wadah penyimpanan, mesin ini bekerja melalui sistem yang lebih higienis.
Kehadiran air bebas dapat menimbulkan karat, memicu pertumbuhan mikroorganisme, serta membentuk bongkahan es yang mengganggu. Untuk menghindari masalah tersebut, mesin ini lengkap dengan fitur jalur pendingin yang melingkari bagian luar tabung. Komponennya memakai refrigerant berkualitas tinggi agar tetap stabil meskipun terjadi perubahan suhu ekstrem.
Sistem Pemanenan
Pada umumnya, mesin pembuat es juga telah lengkap dengan adanya mekanisme khusus untuk memanen hasil produksi. Mekanisme ini berfungsi untuk mengatur jumlah es yang dilepaskan dari penampung air. Cairan tersebut dialirkan ke cetakan melalui rangkaian saluran mendatar yang memiliki lubang kecil, sehingga udara bertekanan dapat masuk dan menyebar merata.
Tekanan udara stabil dapat mendorong lempengan es agar mudah terlepas dari cetakan. Kehadiran sistem pemanenan ini tidak hanya memudahkan proses kerja, tetapi juga membantu menghemat penggunaan energi secara signifikan.
Memahami cara kerja ice flake machine sangat penting bagi wirausahawan yang bergerak di bidang kuliner, perikanan, maupun distribusi produk segar. Apabila sudah mengetahui setiap tahap proses pembentukan ice flake, mulai dari aliran air, sistem pendinginan, hingga pelepasan es, pemilik usaha dapat mengoptimalkan kinerja mesin, serta menjaga kualitas produk yang dihasilkan.
